
High Pressure Laminate atau yang lebih dikenal dengan HPL merupakan salah satu material paling populer dalam dunia interior modern. HPL banyak digunakan untuk kitchen set, lemari pakaian, meja kerja, backdrop TV, hingga interior kantor dan komersial. Selain tampilannya yang elegan dan pilihan motif yang sangat beragam, HPL juga dikenal kuat, praktis, dan relatif mudah dirawat.
Namun, meskipun HPL memiliki daya tahan tinggi, perawatan yang kurang tepat bisa membuat permukaannya cepat kusam, mengelupas, atau bahkan rusak. Oleh karena itu, penting bagi pemilik rumah maupun pelaku usaha interior untuk memahami cara merawat HPL dengan benar. Artikel ini akan membahas secara lengkap tips merawat HPL untuk interior agar tetap awet, bersih, dan terlihat baru dalam jangka panjang.
Tips Merawat HPL Interior Agar Awet
Sebelum masuk ke cara perawatan, penting untuk memahami karakter dasar HPL. HPL adalah lapisan dekoratif yang dibuat dari beberapa lapisan kertas kraft yang dipadatkan dengan tekanan dan suhu tinggi, kemudian dilapisi resin pelindung. Hasilnya adalah permukaan yang tahan gores ringan, tahan panas dalam batas wajar, anti noda, mudah dibersihkan dan memiliki banyak pilihan warna dan motif
- 1. Bersihkan HPL Secara Rutin dengan Cara yang Tepat
Perawatan paling dasar namun sering diabaikan adalah pembersihan rutin. Debu dan kotoran yang menumpuk lama-kelamaan dapat membuat permukaan HPL terlihat kusam. Hindari membiarkan permukaan HPL dalam keadaan basah terlalu lama, terutama pada sambungan atau tepi, karena air bisa meresap ke dalam MDF atau plywood di bawahnya.
- 2. Segera Bersihkan Noda yang Menempel
Walaupun HPL tergolong tahan noda, bukan berarti noda bisa dibiarkan terlalu lama. Noda kopi, teh, saus, minyak, atau tinta jika dibiarkan akan lebih sulit dibersihkan dan berpotensi meninggalkan bekas. Menggosok dengan tekanan berlebihan justru dapat merusak lapisan atas HPL.
Bagian tepi dan sambungan biasanya menjadi area paling rentan pada furniture HPL. Jika edging mulai terkelupas atau terbuka, segera lakukan perbaikan agar air dan debu tidak masuk.
- 3. Jauhkan HPL dari Paparan Air Berlebihan
Salah satu musuh utama HPL bukanlah permukaannya, melainkan material dasar di bawahnya. Air yang meresap melalui sambungan, tepi, atau area sekrup dapat menyebabkan: HPL menggelembung, Lem terlepas, MDF atau plywood mengembang
- 4. Gunakan Alas untuk Benda Panas dan Tajam
Meskipun HPL tahan panas dalam batas tertentu, paparan panas langsung seperti panci atau wajan panas dapat meninggalkan bekas permanen. Selain itu, benda tajam seperti pisau atau alat logam dapat menyebabkan goresan.
- 5. Hindari Sinar Matahari Langsung dalam Waktu Lama
Paparan sinar matahari langsung secara terus-menerus dapat menyebabkan warna HPL memudar, terutama pada warna gelap atau motif kayu tertentu.
Untuk interior yang dekat jendela gunakan tirai atau blinds, pilih HPL dengan kualitas UV protection dan atur pencahayaan alami agar tidak langsung mengenai permukaan HPL
Langkah ini sangat penting untuk menjaga warna HPL tetap konsisten dalam jangka panjang.
Kesimpulan
HPL adalah material interior yang praktis, estetik, dan ekonomis jika dirawat dengan benar. Dengan perawatan rutin, pembersihan yang tepat, serta penggunaan yang bijak, HPL dapat bertahan bertahun-tahun tanpa kehilangan keindahannya.
Mulai dari membersihkan dengan kain lembut, menghindari cairan keras, menjaga dari air berlebih, hingga melindungi dari panas dan sinar matahari langsung—semua langkah tersebut sangat berpengaruh terhadap usia pakai HPL.
Jika Anda menggunakan HPL untuk interior rumah, kantor, kafe, atau restoran, perawatan yang tepat bukan hanya menjaga tampilan, tetapi juga melindungi investasi jangka panjang Anda.